Drs. Odang, Rusmana, MM.Par. and Endang, Komesty Sinaga, S.ST.Par., MM.Par, CHE. (2025) PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PEMANDU WISATA BANDUNG TOUR ON BUS (BANDROS). D4 thesis, Poltekpar NHI Bandung.
|
Text
PA_201923279_BAB I.pdf Download (167kB) |
|
|
Text
PA_201923279_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (112kB) |
|
|
Text
PA_201923279_BAB III.pdf Download (134kB) |
|
|
Text
PA_201923279_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (369kB) |
|
|
Text
PA_201923279_BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (73kB) |
|
|
Text
PA_201923279_COVER.pdf Download (874kB) |
|
|
Text
PA_201923279_FULL TEX.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
PA_201923279_JURNAL.pdf Restricted to Repository staff only Download (143kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan meningkatkan kualitas pelayanan pemandu wisata pada Bandung Tour on Bus (Bandros), salah satu atraksi wisata unggulan di Kota Bandung. Fokus diarahkan pada pengalaman wisatawan milenial sebagai segmen potensial pariwisata modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, dengan penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling, yakni wisatawan milenial yang secara kebetulan menggunakan layanan Bandros saat proses pengumpulan data. Populasi merujuk pada pengikut Instagram @bus.bandros yang berjumlah lebih dari 20.000 orang. Instrumen penelitian disusun berdasarkan teori SERVQUAL dari Parasuraman, Zeithaml, dan Berry, dengan lima dimensi: tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Skala yang digunakan yaitu skala Likert, dengan pengolahan data melalui SPSS.Hasil penelitian menunjukkan kualitas pelayanan pemandu wisata Bandros berada pada kategori sangat baik, dengan nilai tertinggi pada dimensi Tangibles (3,67) yang mencerminkan kebersihan bus dan kerapian pemandu, serta Responsiveness (3,65) yang menunjukkan ketanggapan terhadap pertanyaan wisatawan. Namun, dimensi Assurance memperoleh skor paling rendah (3,43), mengindikasikan kelemahan pada penguasaan materi sejarah dan keterampilan komunikasi. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan rutin bagi pemandu wisata dan peningkatan fasilitas informasi digital interaktif di dalam bus. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kepuasan wisatawan, memperkuat citra Bandros sebagai ikon wisata edukatif, dan mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kota Bandung.
| Item Type: | Thesis (D4) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kualitas Pelayanan, Pemandu Wisata, Wisatawan Milenial, Bandros, Accidental Sampling |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Jurusan Perjalanan > D4 Usaha Perjalanan Wisata |
| Depositing User: | Anggraeni Pratiwi |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 02:31 |
| Last Modified: | 10 Feb 2026 02:31 |
| URI: | http://repository.poltekpar-nhi.ac.id/id/eprint/3262 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
