MANAJEMEN RISIKO KEGIATAN WISATA DI WANA WISATA CURUG CIMAHI, KECAMATAN CISARUA, KABUPATEN BANDUNG BARAT

RIFKY, RAMADHAN (2020) MANAJEMEN RISIKO KEGIATAN WISATA DI WANA WISATA CURUG CIMAHI, KECAMATAN CISARUA, KABUPATEN BANDUNG BARAT. D4 thesis, Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung.

[img] Text
PA_201621095_BAB I.pdf

Download (63kB)
[img] Text
PA_201621095_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (220kB)
[img] Text
PA_201621095_BAB III.pdf

Download (66kB)
[img] Text
PA_201621095_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text
PA_201621095_BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (82kB)
[img] Text
PA_201621095_COVER.pdf

Download (843kB)
[img] Text
PA_201621095_FULLTEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)
[img] Text
PA_201621095_JURNAL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (489kB)

Abstract

Wana Wisata Curug Cimahi merupakan salah satu daya tarik wisata di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, tepatnya terletak di Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua. Wana Wisata Curug Cimahi adalah daya tarik wisata alam berupa air terjun yang merupakan tertinggi di Bandung dan sekitarnya. Namun sebagai daya tarik wisata berbasis alam menjadikan Wana Wisata Curug Cimahi memiliki potensi- potensi risiko yang diakibatkan oleh faktor objektif dan faktor subjektif dalam kegiatan wisatanya (Hale, 1983). Berdasarkan data dari BPBD, Wana Wisata Curug Cimahi merupakan daerah dampak gempa bumi dan rawan pergerakan tanah. Potensi risiko yang diakibatkan dengan kelalaian pengunjung juga sering terjadi, sehingga diperlukan proses manajemen risiko, yaitu Establish Context, Identify Risk, Analyse Risk, Evaluate Risk, Treat Risk, dan Monitoring and Review (Australian Standart and New Zealand Standart for Risk Management,1999) serta Risk Control Strategies (Van der Smissen dalam Aram Attariam,2012) dan Haddon Matrix (Haddon dalam Aram Attariam,2012) dalam penanganan risiko tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dengan pihak terkait, observasi lapangan, studi literatur, dan media elektronik dengan alat kumpul data berupa pedoman wawancara dan checklist. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisi menggunakan analisis data model interaktif Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini adalah rekomendasi berupa arahan mitigasi risiko di Wana Wisata Curug Cimahi dengan bentuk tabel.

Item Type: Thesis (D4)
Uncontrolled Keywords: Manajemen Risiko, Haddon Matrix
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Jurusan Kepariwisataan > D4 Manajemen Destinasi Pariwisata
Depositing User: Anggraeni Pratiwi
Date Deposited: 23 Feb 2026 03:57
Last Modified: 23 Feb 2026 03:57
URI: http://repository.poltekpar-nhi.ac.id/id/eprint/3360

Actions (login required)

View Item View Item